Home / Health / Jatuh Cinta Benar-benar Pengaruhi Sistem Otak Manusia

Jatuh Cinta Benar-benar Pengaruhi Sistem Otak Manusia

20160211104958.961435otak

Jakarta – Keputusasaan dan jatuh cinta ternyata tidak banyak karakteristik yang berbeda, seperti telapak tangan berkeringat, jantung berdebar-debar, lidah sulit untuk mengatakan, dan tidak bisa berpikir jernih. Semua ini terjadi hanya ketika kita jatuh cinta.

Menurut penelitian, hal ini karena manusia memiliki perasaan kognitif terlalu kompleks. Seperti dikutip oleh situs Huffington Post, Rabu (2016/10/02), lebih dari 12 wilayah kerja otak bersama-sama untuk menghasilkan perasaan cinta secara fisik.

Menurut penelitian ‘The Neuroimaging of Love’, cinta mengaktifkan bagian otak yang memiliki peran yang sama ketika seseorang merasa gembira.

Sebuah studi menggunakan functional magnetic resonance imaging (fMRI) pindai yang menemukan cinta dapat mengaktifkan sistem reward otak manusia dalam cara yang sama seperti kokain atau nikotin.

Otak manusia yang jatuh cinta langsung meningkatkan kimia sel di otak seperti dopamin, oksitosin, adrenalin dan vasopresin.

Penelitian ini juga menunjukkan cinta untuk pasangan dan ibu bisa mengaktifkan area otak yang berbeda. Penelitian menggunakan Electroencephalography (EEG) untuk mengukur aktivitas listrik otak manusia dan menghasilkan gambar yang menunjukkan rangsangan listrik dari otak karena mendapat dalam 200 milidetik dalam satu area otak.

 

(lnd)

original source

Check Also

20160617033705.4144880824311shutterstock-92825878780x390

Banyak Makan Kedelai Bikin Pria Jadi Feminin?

Kedelai dikenal sebagai makanan sahabat tubuh. Tapi, kedelai disebut dapat membuat pria jadi feminim. Benarkah ...