Home / Business / Yayasan Supersemar Tolak Kembalikan Dana Rp 4,4 Triliun yang Diselewengkan!

Yayasan Supersemar Tolak Kembalikan Dana Rp 4,4 Triliun yang Diselewengkan!

20160120174659.810244a00e458e-f4c0-4782-8d8f-17eacfb80903_169

JAKARTA,- Yayasan Supersemar menolak mengembalikan dana yang diselewengkannya. Dalam putusan Mahkamah Agung (MA), yayasan bentukan Presiden Soeharto itu diminta mengembalikan uang Rp 4,4 triliun.

“Dasar putusan itu masih diragukan,” kata kuasa hukum Yayasan Supersemar, Bambang Hartono di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jalan Ampera Raya, Rabu (20/1/2016).

Yayasan Supersemar tidak mau mengembalikan uang yang diselewengkan tersebut karena merasa tidak pernah menerima uang yang didalilkan.

“Kita tidak pernah menerima uang dari bank pemerintah sampai USD 420 juta, yang ada Rp 309 miliar dari 8 bank pemerintah, penerimaan sebanyak 112 kali. itu berdasarkan audit dari Kejakgung 1998. Itu audit disampaikan ke Pak Soeharto langsung,” ujar Bambang.

Berdasarkan putusan MA, kebocoran dana yayasan mengalir ke sejumlah bank dan juga perusahaan, yaitu:

1. Bank Duta, kini menjadi Bank Danamon

2. Sempati Air

3. PT Kiani Lestari

4. PT Kalhold Utama

5. Essam Timber

6. PT Tanjung Redep Hutan Tanaman Industri

7. Kosgoro

Atas putusan MA itu, PN Jaksel tidak mau berdebat lagi. Mau tidak mau, yayasan harus melaksanakan putusan tersebut.

“(Kami) Dikasih waktu 8 hari melaksanakan isi putusan secara sukarela sekaligus menunggu daftar aset untuk disita. Kalau sesudah itu terserah kejaksaan dan pengadilan mau disita apa bagimana,” pungkas Bambang.

(rna/asp)

original source

Check Also

20160608110915.208607449422_620

Japanese Investor to Build Malls in Jakarta

JAKARTA,- An investor from Japan is planning to build three shopping centers in Indonesia over ...