Home / Health / Merinding dan Gatal? Dipastikan Anda Menderita Trypophobia!

Merinding dan Gatal? Dipastikan Anda Menderita Trypophobia!

a

Fobia  merupakan salah satu penyakit psikis yang membuat seseorang memiliki rasa takut yang berlebihan terhadap sesuatu hal. Orang yang memiliki fobia dapat terhambat kehidupannya dikarenakan rasa takutnya tersebut. Bahkan tak jarang para pengidap fobia seringkali menjadi bahan lelucon orang terdekat mereka.

Salah satunya adalah trypophobia, yaitu fobia rasa takut ketika melihat lubang-lubang kecil yang memiliki pola berulang, seperti sarang lebah, terumbu karang, sarang semut, kumpulan gelembung dan lainnya.

Saat dihadapkan dengan benda-benda berlubang, penderita trypophobia akan mengalami rasa jijik yang hebat, perut mual, migrain, merinding, keringat dingin, kulit terasa gatal-gatal, dan lain-lain. Efek ini terjadi dikarenakan para penderita trypophobia melihat kemiripan pola berlubang tersebut seperti hewan beracun atau sejenisnya.

Menurut Arnold Wilkins dan Geoff Cole, para peneliti yang melakukan penelitian terhadap trypophobia pertama kali. Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ketakutan yang dirasakan lebih ke arah jijik ketimbang rasa takut.

Sampai saat ini belum dapat diketahui penyebab dari trypophobia. Namun beberapa orang ahli menyimpulkan bahwa trypophobia sudah dialami sejak anak-anak, atau mengalami traumatik terhadap sesuatu yang berlubang pada masa lampau.

Penyembuhan trypophobia ini bisa dilakukan dengan cara pendekatan. Anda harus mulai memberanikan diri melihat foto lubang-lubang pada tubuh manusia dari jarak jauh terlebih dulu. Kemudian jika sudah terbiasa, sediki demi sedikit didekatkan foto tersebut kearah Anda. Hingga akhirnya Anda berani melihat obyek berlubang itu dari jarak yang sangat dekat.

(abd)

original source

Check Also

20160617033705.4144880824311shutterstock-92825878780x390

Banyak Makan Kedelai Bikin Pria Jadi Feminin?

Kedelai dikenal sebagai makanan sahabat tubuh. Tapi, kedelai disebut dapat membuat pria jadi feminim. Benarkah ...